Air Kencing Jernih Tak Selamanya baik!

www.inmalay.com – Kadang kita khwatir ketika kencing kita berwarna merah, coklat atau bahkan keruh. Kita beranggapan bahwa kencing yang baik itu adalah berwarna kuning muda atau bahkan jernih. Tapi tahukah anda bahwa Urin yang jernih juga bisa menandakan awitan diabetes insipidus (DI).  Warna urin pada pasien DI ditemukan putih jernih. Sering buang air kecil memicu rasa haus yang berlebihan dan lingkaran setan yang haus dan kencing ini merupakan ciri khas DI. Sebuah titik untuk dicatat bahwa DI bahkan tidak berhubungan dengan diabetes melitus (kadar gula darah tinggi). Di DI, gula darah dalam kisaran normal, masalahnya terletak pada ginjal.

Seperti kita ketahui bersama ginjal menyaring kotoran dan kelebihan air dari darah untuk menghasilkan urine. Untuk fungsi ginjal yang tepat, produksi hormon ADH sangat penting. Kekurangan ADH atau ginjal yang menunjukkan resistensi terhadap sekresi ADH menyebabkan peningkatan output urin. Urin yang diekskresi tampak diencerkan dengan cairan berlebih dan karenanya, warna urine pada pasien DI sangat jelas.


Orang yang mengeluarkan urin jernih setiap hari dan tidak mengalami gejala lain tidak perlu khawatir karena dengan tepat menunjukkan hidrasi yang baik. Artinya Anda mengkonsumsi air dalam jumlah yang cukup setiap hari. Namun, perubahan frekuensi kencing seperti peningkatan buang air kecil yang diikuti oleh rasa haus yang tidak masuk akal mungkin karena fungsi ginjal yang buruk, sehingga memerlukan perhatian medis. Nasehat oleh dokter dan tes urine selanjutnya dapat membantu diagnosis penyebab yang mendasari.Baca juga: http://www.melayupost.info/2016/12/3-punca-kecing-berdarah.html

Kondisi medis seperti diabetes insipidus karena kekurangan ADH diobati dengan terapi sulih hormon. Pasien memakai obat yang mengandung hormon sintetis yang disiapkan sebagai desmopressin. Di sisi lain, pengobatan untuk diabetes insipidus akibat terlalu banyak produksi urin melibatkan pengurangan asupan garam. Diet rendah garam dapat membantu mengurangi jumlah air seni yang dihasilkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *