Harga Mobil Toyota Calya Jepara dan Semarang

Mamilih Kendaraan Mobil Toyota Calya

Toyota Semarang | Dikala memilih kendaraan beroda empat dengan dua pilihan transmisi, tentu sempat timbul kegalauan. Berikut kami bantu memberikan impresi Toyota Calya variasi G, matik maupun manual.

Harga Mobil Toyota Calya Jepara dan Semarang

Dengan mengandalkan mesin 3NR-VE, berkapasitas 1.170 cc, Toyota Calya jenis G ini tersedia dalam dua pilihan transmisi, manual dan otomatik.

Beberapa orang mungkin telah yakin dengan alternatifnya, apakah memilih jenis manual ataupun matik. Melainkan beberapa lagi tentunya masih ragu, transmisi apakah yang akan dipilih untuk Toyota Calya-nya nanti?

berkesempatan mencoba keduanya, ketika bersama PT Toyota Astra Motor (TAM) dalam gelaran Journalis Test Drive Toyota Calya.

Baca juga : Sales Toyota Semarang

PT TAM mengundang beberapa jurnalis dari media nasional dan media regional Jawa Barat, untuk mencoba Toyota Calya Ragam G AT dan Tipe G MT, secara bergantian dengan rute yang cukup menantang dengan destinasi seru layaknya pelesir bersama keluarga.

Rute berpelesir ini, layak dengan bodi agak besar yang mampu mengangkut 7 penumpang. Meskipun ‘hanya’ dibekali mesin 1.200 cc, yang membikin beberapa orang ragu akan kecakapan Toyota Calya ketika dipakai dalam perjalanan ke luar kota.

Menghilangkan penasaran ini, tentu perjalanan dengan bermacam situasi perlu dilakukan. Seperti yang dikerjakan oleh PT TAM, dengan perjalanan dari Bandung menuju Garut.

Ada enam unit Toyota Calya Ragam G, AT dan MT. Carreview.id mencoba Macam G AT di awal perjalanan ini. Mujur, perjalanan pada Kamis (8/9) lalu rute tol Bandung-Cileunyi tidak terlalu padat, sehingga Toyota Calya dapat diuji daya kerjanya di lintasan mulus ini.

Tanggapan suspensi dan manuver kencang dapat dinikmati di tol ini.

Bantingan suspensi cukup empuk tanpa ayunan berlebihan, cuma saja, dikala bermanuver pesat, konsekuensi dari suspensi empuk ini menyisakan sedikit body-roll, walaupun masih dalam batas wajar.

Saat melaju, terasa perpindahan transmisi otomaitk 4 percepatan ini berlangsung halus dan cukup responsif. Walaupun dikala lewat trek menanjak menjelang perbatasan Kabupaten Bandung dan Garut, melahap tanjakan dengan memindahkan tuas ke 3 dan sekali-sekali ke 2 (pernseling matik dapat dipindahkan dengan alternatif D, 3 dan 2).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *